Kawasan ini berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di dataran tinggi Munduk, di lereng hutan yang curam. Setiap vila dijangkau melalui jalan akses layang yang melintasi kanopi tanpa menyentuh lantai hutan.
HMK mulai bekerja di lapangan pada Juli 2025. Pada Mei 2026, platform lahan, jalan layang, dan tujuh dari delapan struktur vila telah selesai, dan pekerjaan finishing arsitektur sedang berjalan, dengan rencana serah terima pada Desember 2027.
Resor ini dirancang untuk mengelola airnya sendiri: diambil dari mata air pegunungan, diolah, dan digunakan kembali di lokasi. Karena itu lingkup infrastruktur dan MEP menjadi inti proyek, bukan pelengkap.




